MENU Selasa, 15 Sep 2026

Derita Jalan Berlubang Berakhir, Pemprov Sulteng Genjot Pengaspalan di Panasakan Tolitoli

waktu baca 2 menit
Jumat, 28 Agu 2026 06:37 36 Kareba Publik

kareba publik TOLI-TOLI,-Penantian panjang warga Kelurahan Panasakan, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli, untuk menikmati infrastruktur jalan yang layak akhirnya segera terwujud. Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkitman) Provinsi Sulawesi Tengah resmi memulai proyek perbaikan dan pengaspalan di wilayah tersebut untuk mengakhiri keluhan menahun masyarakat.

​Pantauan di lapangan menunjukkan aktivitas alat berat tengah sibuk melakukan penghamparan timbunan serta meratakan material sirtu. Tahapan ini merupakan fondasi awal sebelum proses pengaspalan akhir dilakukan pada ruas jalan sepanjang lebih dari 300 meter dengan lebar 3 meter tersebut.

​Pemerintah Provinsi Sulteng mempercayakan pengerjaan proyek ini kepada CV. Kembar Menanti selaku kontraktor penyedia jasa. Berdasarkan data resmi, proyek ini dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026 senilai Rp 385.235.000 dengan nomor kontrak 10/02.0014/SPK/BKP.Perkitman/2026, yang ditargetkan selesai dalam waktu 60 hari kalender menggunakan sumber material lokal asli Tolitoli.

​Kepala Dinas Perkitman Provinsi Sulawesi Tengah, Akris Fatah, ST, saat dikonfirmasi pada Jumat (28/8/2026), menegaskan bahwa proyek infrastruktur ini berada dalam pengawasan ketat instansinya. Ia juga menginstruksikan pihak rekanan agar mengutamakan standar mutu dan kualitas pekerjaan.

​”Kami berharap pekerjaan di lapangan nantinya bisa memperlancar arus lalu lintas serta memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pengendara roda dua maupun roda empat. Rekanan juga ditekankan untuk menjaga kualitas mutu hasil pekerjaan karena jalan ini dibangun untuk kepentingan publik dalam jangka panjang,” ujar Akris.

​Kabar baik ini disambut penuh rasa syukur oleh warga setempat. Rudi.C, salah seorang warga Kelurahan Panasakan, mengungkapkan bahwa kondisi jalan yang rusak parah dan berlubang selama ini kerap menjadi momok dan memicu kecelakaan tunggal, terutama saat musim hujan ketika genangan air menutupi badan jalan.

​”Syukurlah tahun ini jalan di sini mulai diperbaiki dan diaspal kembali. Dulu sering terjadi kecelakaan akibat lubang jalan yang tertutup air hujan,” ucap Rudi.

​Dengan dimulainya proyek pengerjaan ini, wajah infrastruktur di Kelurahan Panasakan dipastikan akan segera berubah menjadi mulus, memberikan rasa aman dan mendongkrak kelancaran aktivitas harian masyarakat. (AA/Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA