kareba publik TOLITOLI,-Proyek peningkatan jalan lingkungan di Kelurahan Panasakan, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, rampung dikerjakan dalam waktu relatif singkat. Pekerjaan pengaspalan tersebut disebut selesai kurang dari satu pekan sejak mulai dikerjakan di lapangan.
Pantauan di lokasi menunjukkan pekerjaan peningkatan jalan lingkungan yang tersebar di sejumlah titik di Kelurahan Panasakan telah diselesaikan. Kondisi tersebut menjadi perhatian warga, mengingat dalam papan informasi proyek yang terpasang di Jalan Tadulako IV tercantum masa pelaksanaan pekerjaan selama 60 hari kalender.
Salah seorang warga Kelurahan Panasakan, Hernal, mengatakan proses pengerjaan proyek berlangsung sangat cepat. Menurutnya, pekerjaan tersebut diperkirakan rampung tidak sampai satu minggu.
“Dalam papan informasi kami lihat kontrak kerja selama 60 hari. Namun pekerjaan yang tersebar di sejumlah lokasi sangat cepat sekali dirampungkan, bahkan tidak sampai satu minggu,” ujar Hernal kepada media ini, Kamis (3/9/2026).
Ia menilai cepatnya pekerjaan tersebut kemungkinan didukung oleh pengalaman para pekerja, ketersediaan material, lokasi pengambilan material yang relatif dekat, serta kondisi cuaca yang mendukung.
Meski demikian, Hernal mengaku tidak mempersoalkan durasi pengerjaan maupun teknis pelaksanaan di lapangan karena hal tersebut merupakan ranah kontraktor dan dinas terkait.
Menurutnya, hal yang paling penting adalah memastikan mutu dan kualitas hasil pekerjaan tetap sesuai standar, mengingat jalan tersebut nantinya digunakan masyarakat untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
“Yang terpenting bagi kami adalah mutu dan kualitas hasil pekerjaannya. Jalan ini akan digunakan masyarakat untuk kepentingan dan kenyamanan publik sebagai penerima manfaat dalam jangka panjang,” tambahnya.
Pemprov Pastikan Proyek Tidak Dibatalkan Sebelumnya, sebelum pekerjaan dimulai, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. Ir. H. Akris Fattah Yunus, M.M., menjelaskan bahwa proyek peningkatan jalan lingkungan tersebut tidak dibatalkan.
Menurutnya, perubahan yang terjadi hanya pada lokasi pekerjaan. Proyek yang sebelumnya direncanakan berada di salah satu ruas jalan, kemudian dialihkan ke lokasi lain yang masih berada dalam lingkungan Kelurahan Panasakan.
Dengan rampungnya pekerjaan tersebut, masyarakat kini sudah dapat merasakan manfaat dari peningkatan infrastruktur jalan lingkungan.
Meski demikian, masyarakat diharapkan turut menjaga dan memelihara fasilitas yang telah dibangun agar dapat digunakan dalam jangka panjang.
“Fasilitas ini merupakan sarana kepentingan publik. Karena itu, kami berharap masyarakat bersama-sama menjaga dan memeliharanya,” jelasnya. Nilai Proyek Rp385 Juta
Diketahui, proyek peningkatan jalan lingkungan tersebut dikerjakan oleh CV Kembar Menanti dengan menggunakan anggaran APBD Provinsi Sulawesi Tengah Tahun Anggaran 2026 senilai Rp385.325.000.
Proyek tersebut berada dalam pengawasan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Provinsi Sulawesi Tengah.
Cepatnya penyelesaian pekerjaan menjadi perhatian warga. Namun, masyarakat berharap kecepatan pengerjaan tetap diimbangi dengan kualitas konstruksi sehingga jalan yang telah dibangun dapat memberikan manfaat dan bertahan dalam waktu lama.
(AA)
Tidak ada komentar