MENU Selasa, 15 Sep 2026

Progres Pengendali Banjir Sungai Gumbasa Capai 92 Persen, Warga Sigi Mulai Tenang Hadapi Musim Hujan

waktu baca 2 menit
Senin, 31 Agu 2026 10:21 27 Kareba Publik

kareba publik SIGI,- Pembangunan infrastruktur pengendali banjir Sungai Gumbasa di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, memasuki tahap akhir. Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi III Palu, di bawah Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, terus mempercepat penyelesaian proyek tersebut.

Berdasarkan pantauan di lapangan, progres pekerjaan konstruksi kini telah mencapai sekitar 92 persen. Salah satu pekerjaan yang tengah dikebut adalah pemasangan batu gajah sepanjang kurang lebih 570 meter pada kawasan penahan aliran Sungai Gumbasa.

Optimisme terhadap penyelesaian pekerjaan juga disampaikan Luckky kepada awak media pada Minggu (30/8/2026). Menurutnya, pekerjaan saat ini tinggal menyelesaikan sejumlah bagian akhir, termasuk proses pembersihan di lokasi proyek. “Kurang lebih satu minggu lagi ini tinggal pembersihan,” ujar Luckky.

Kemajuan pembangunan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Hasan, warga Desa Pakuli, mengaku bersyukur dengan adanya pembangunan pengendali banjir tersebut.

“Kami sangat bersyukur. Kalau datang musim hujan, kami sudah tidak terlalu khawatir lagi karena sudah dipasang batu gajah sebagai penahan Sungai Gumbasa,” ungkap Hasan.

Pembangunan pengendali banjir Sungai Gumbasa merupakan salah satu upaya pemerintah dalam memperkuat infrastruktur sumber daya air sekaligus mengurangi risiko bencana banjir yang dapat mengancam permukiman dan lahan pertanian masyarakat.

Proyek yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026 tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp14,08 miliar.

Adapun rincian pekerjaan meliputi waktu pelaksanaan selama 180 hari kalender dan masa pemeliharaan selama 180 hari kalender.

Proyek ini dilaksanakan oleh PT Bukaka Pasir Indah, dengan konsultan supervisi PT Duta Bhuana Jaya KSO bersama CV Bosa Lima Konsulindo.

Lindungi Permukiman dan Lahan Pertanian Keberadaan bangunan pengendali banjir Sungai Gumbasa dinilai memiliki arti penting bagi masyarakat Kabupaten Sigi, khususnya warga yang tinggal di sekitar aliran sungai.

Selain berfungsi sebagai pengendali dan penahan aliran air, infrastruktur tersebut diharapkan mampu memberikan perlindungan terhadap permukiman warga dari potensi luapan sungai saat intensitas hujan meningkat.

Tak hanya permukiman, keberadaan pengendali banjir juga diharapkan dapat melindungi lahan-lahan pertanian produktif masyarakat yang berada di sekitar kawasan aliran Sungai Gumbasa.

Dengan progres pekerjaan yang telah mencapai 92 persen, masyarakat kini berharap proyek tersebut dapat segera rampung dan memberikan manfaat secara optimal, terutama dalam menghadapi musim penghujan.

Pembangunan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya menghadirkan infrastruktur sumber daya air yang lebih tangguh, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat di Kabupaten Sigi dan Provinsi Sulawesi Tengah.

(Redaksi Enalpalu)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA