BPJN Palu Percepat Pemeliharaan Rutin Ruas Jalan Buol–Lingadan, Pastikan Kenyamanan Pengendara
kareba publik BUOL,– Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Palu melalui Satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah 1 terus mengintensifkan program preservasi pada ruas jalan nasional Buol–Lakuan–Laulalang–Lingadan. Langkah ini menjadi wujud komitmen pemerintah dalam menjaga kualitas infrastruktur serta menjamin keselamatan pengguna jalan di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah.
Ruas sepanjang 126 kilometer ini merupakan akses krusial bagi mobilitas masyarakat. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.2, Eko, memastikan bahwa timnya terus bergerak sigap menangani titik-titik kerusakan, khususnya lubang pada badan jalan. Fokus pada Metode Patching di Titik Krusial
Saat ini, pengerjaan di lapangan difokuskan pada pemeliharaan rutin dengan metode patching (penambalan) di sejumlah titik strategis. Salah satu lokasi yang telah mendapatkan penanganan adalah ruas jalan di Desa Leok, Kecamatan Biau.
Saat dikonfirmasi melalui pesan singkat via WhatsApp, Kamis (2/7/2026), Eko menegaskan bahwa monitoring di lapangan dilakukan secara berkala.
”Kami terus melakukan pemantauan kondisi jalan di sepanjang ruas ini secara rutin. Prioritas utama kami adalah meminimalisir titik-titik jalan yang berlubang maupun rusak demi menjamin keamanan dan kenyamanan pengguna jalan,” ujar Eko.
Mendukung Arus Logistik dan Ekonomi Daerah
Upaya perbaikan ini mendapatkan apresiasi dari masyarakat setempat. Para pengendara, baik roda dua maupun roda empat, menilai kondisi jalan kini jauh lebih nyaman dan aman dibandingkan sebelumnya.
BPJN Palu menegaskan bahwa preservasi ini dilakukan secara bertahap dengan tujuan utama:
Menjamin Keselamatan: Mengurangi risiko kecelakaan akibat jalan berlubang.
Menjaga Konektivitas: Memastikan jalur distribusi barang dan jasa di Kabupaten Buol tetap lancar.
Stimulus Ekonomi: Infrastruktur yang mantap diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Program pemeliharaan ini akan terus berlanjut di sepanjang 126 km ruas strategis tersebut guna memastikan konektivitas antarwilayah di Kabupaten Buol tetap terjaga dengan optimal. (Enalpalu)
Tidak ada komentar